Feed on
Posts
comments

Berbohong demi Cinta

Pernah mendengar beberapa Pria berkata “Toh saya berbohong demi cinta saya pada pasangan saya —- Saya hanya tidak ingin dia terluka —- Saya hanya ingin melindungi dia —- Saya masih mencintainya jadi saya tidak ingin dia dengar dan menjadi marah” Yaaachhhhh beberapa versi.. tapi intinya sama saja, pria-pria ini membenarkan konsep “Berbohong demi Cinta’ nya. Misal harus ada meeting or intinya urusan kerjaan, tapi meeting point nya di tempat hiburan pada malam hari— yang kata pria — tempat hiburan bagi wanita adalah tempat negatif — maka mereka memilih untuk berbohong tidak mengatakan sedang apa, di mana tempatnya. Jadi karena tempat dan waktu yang tidak tepat itulah yang menjadi alasan mereka berbohong. Katanya itu jalan terbaik.

Coba diskusikan dengan Wanita, jawaban mereka kurang lebih adalah “Bohong tetap saja berbohong —- Tidak baik berbohong karena berbohong berarti harus menutupi nya dengan kebohongan lain — Tidak ada pembenaran untuk setiap kebohongan ” Yaaachhhh… begitulah… Pihak terbohongi berusaha mempertahankan dirinya. Intinya tidakingin dibohongi.

Kalau situasinya dibalik? Wanita juga berbohong demi cinta - kasus sama, apakah pria-pria ini akan menghormati keputusan para wanita juga - dengan alasan - karena paling tidak kita punya otak dengan pola pikir sama.

Ada lagi yang berusaha menelusurnya lebih jauh, katanya “tergantung kasusnya”, wah kalau yang ini manusia fleksibel, bijaksana, atau tidak punya pendirian ya… heheee…

Pria memang punya banyak alasan untuk membenarkan setiap tindakannya, termasuk berbohong. Setidaknya itu pemikiran awal saya. Walau setelah dipikir ulang sebenarnya tidak hanya ‘pria’, tapi ’setiap manusia’, karena setiap manusia memiliki ego nya masing-masing. Setiap manusia tidak ingin salah. Setiap manusia tidak ingin dipojokkan dalam situasi yang tidak nyaman. Tapi kenapa setiap manusia selalu mencari yang namanya ’salah’, bolehkah kita cari ’solusi’, si jalan terbaik??

Katanya kalau ada kasih maka jalan terbaik itu akan lebih mudah ditemukan.

Bookmark and Share

White Christmas

Misa malam natal tanggal 24 Desember 2009 kami lakoni di balkon Gereja St. Andreas Kedoya, misa yang harusnya mulai jam 18.00 sudah dipenuhi umat sejak pukul berapa entah, yang jelas kami berenam sampai gereja pukul 17.00, dengan kondisi gereja bagian dalam sudah full, untung kami masih bisa dapat tempat duduk sederet di balkon yang menghadap altar, sehingga misa bisa kami jalani dengan lebih mantappzzz…. *soalnya bisa lihat wajah romonya.. hehe.. =p

Klissmass 2009

Pulang misa di balkon Gereja St. Andreas Kedoya foto dulu ya.. Klikk… nah lo… bagus kan… senengnya bisa foto di dalam gereja.. Pengennya sih White Christmas yang ada background salju-saljunya, tapi sekarang baru white bajunya saja, boleh juga kan.. hehee… background nya gua, salib, juga altar saja sudah cukup…  I’m…. dreamin’ of a white christmas….”

Melly Klissmasss 2009

Bookmark and Share

Mimpi

Sisi cuma bisa termangu dan diam mendengarkan sahabatnya Eka berceramah di depan kawan-kawan. Eka menjelaskan dengan gamblang di hadapan banyak orang, bahwa Sisi adalah wanita yang dicintai oleh Doni-katanya sebuah contoh kasih yang murni. Sisi pun penasaran bagaimana bisa Eka menjelaskan hal di mana itu menyangkut perasaan Sisi, dan Sisi sungguh2 tidak merasakan itu. Aneh.

Sisi dan Doni bersahabat sudah sejak lama, setiap kali Sisi ada suatu masalah dengan orang tua, adik-kakak, kawan-kawan, bahkan dengan pacarnya, Sisi lebih memilih untuk bercerita dan berbagi dengan Doni, meminta sarannya. Tapi pernyataan Eka bahwa Doni mencintai Sisi membuat Sisi terkejut. Setelah ceramah selesai, Sisi sengaja menghampiri Eka dan bertanya, ” bagaimana kamu bisa bilang Doni mencintai aku.. aku bahkan tidak merasakan apa pun Ka..” “Iya.. kamu memang tidak merasakan apa-apa, justru aku sebagai orang yang mengenal kalian berdua lah yang bisa merasakan bahwa kalian sebenarnya saling mencintai..” jawabnya enteng sambil membereskan buku-bukunya ke dalam tas. “Tapi kenapa Doni tidak pernah mengatakannya padaku Ka??”

“Karena kau masih kekanak-kanakan.” jawab Eka sambil menatap Sisi lekat. Sisi hanya bisa melompong. Wah, sahabatnya sendiri menyebutnya kekanak-kanakan, padahal sampai sekarang pun Sisi merasa sudah dewasa. “Doni menunggumu dewasa, Ia ingin kau tumbuh dewasa dan menyadari ada cinta yang tumbuh sungguh-sungguh dari hatimu untuknya. Ia tidak mengatakan bahwa Ia mencintaimu ala anak SMA, Ia hanya ingin sungguh kau dewasa dan sadari itu, dan Ia tahu saatnya akan tiba kalian akan bersama-sama menyadari bahwa kalian saling mencintai..”

KRIIING!!! … suara weker berbunyi.. Sisi bangun dari tidurnya, sedikit kaget memang, tapi masih tampak jelas mimpinya barusan. “Astaga mimpi apa aku? Gilaaa.. mimpi gilaa..” teriak Sisi dalam hati. Apa arti mimpi Sisi.. Aneh. .  Apa Doni memimpikan hal yang sama? “Aahhh..Hanya mimpi.. Mimpi hanya akan jadi kenyataan bila diimpikan bersama-sama.” pikir Sisi. Sisi pun bangun dan bergegas memulai harinya lagi.

—TAMAT—

Ditulis karena lagu mimpi nya Anggun C Sasmi dan pengalaman kaget saat bangun dari mimpi, serta bacaan2 tentang mimpi, juga buku primbon mimpi..  =p Jadi mimpi itu sama apa nggak sama impian?? Mestinya sih beda ya… Impian itu semacam angan-angan, kalau mau terwujud mesti diusahakan dalam kehidupan nyata. Kalau mimpi itu suatu hal yang terbawa melalui mimpi, bisa alam bawah sadar, bisa pertanda… Mungkin apa enggak ide tentang ‘mimpi yang akan jadi kenyataan bila diimpikan bersama-sama oleh orang-orang yang bersangkutan dengan suatu hal tersebut’ menjadi suatu hal yang boleh dibilang bisa saja memang begitu…..

Bookmark and Share

The Honesty Kiosk

Dari kejauhan aku membaca “The Honesty Kiosk”. Yang terpikir olehku pertama kali membaca label “The Honesty Kiosk” adalah suatu hal yang mirip dengan Kantin Kejujuran. Kurang lebih mirip pikirku, kalau Kantin Kejujuran - jual makanan, The Honesty Kiosk - jual apa ya?? Aku pun bergerak mendekati tulisan itu, benar saja mirip, paling tidak konsepnya sama, di bawah label tersebut menempel rak buku plastic mika bening berukuran kurang lebih 2×1 m. Di rak buku tersebut terpampang sekitar 15 judul majalah baru yang dijual. Harganya tertempel di rak. Di samping rak tersebut disediakan kotak plastic mika bening yang berisi uang yang tertata rapi sesuai nilainya, apakah sepuluh ribuan, duapuluh ribuan, atau pun ribuan. Kios ini sangat sederhana, seolah-olah  hanya memanfaatkan dinding kosong ke arah kedai tersebut. Kios ini berada di jajaran kedai-kedai makanan yang ada di Gedung Argo Manunggal. Barang kali mau coba lihat ke sana.

Kios ini kurang lebih sama dengan Kantin Kejujuran - pemikirannya dibuat sebagai sarana melatih kejujuran kita dari hal yang sederhana, yaitu membeli majalah - pilih sendiri - bayar sendiri - taruh uang - ambil kembalian sendiri. Di samping kios itu terpampang sejumlah kertas. Seperti kumpulan pengumuman. Yang pertama terbaca olehku ada kertas berisi wejangan : “Jangan kotori nilai kehidupan kita dengan mencuri“. Iya juga ya, ngapain juga mencuri, memalukan saja. 

Di kertas selanjutnya, ada laporan penjualan harian kios tersebut. Dari laporan harian tersebut tampak hasil penjualan hari itu, kemudian ada lebihan uang berapa, atau kurangan uang berapa. Sempat kuamati sejenak, pada kolom ‘kelebihan’ kadang lebih 500 rupiah, 1000 rupiah, ketika kuamati kolom ‘kekurangan’, sekalinya kurang langsung 15.000 rupiah.. Hehee.. satu majalah diambil deh tanpa dibayar… tapi setelah kubaca lebih lanjut ke bawah, tertutup juga akhirnya kekurangan 15.000 rupiah tersebut (mestinya) dengan kelebihan-kelebihan bayar orang-orang yang membeli majalah, bahkan berlebih, dari situ juga terbaca kelebihan tiap bulan akan disumbangkan untuk sosial oleh koperasi pengelolanya. Kios ini ternyata dikelola oleh Koperas gedung tersebut.

Dari situ aku masih meyakini bahwa sebenarnya orang-orang baik tetap jauh lebih banyak daripada orang-orang jahatnya.

Bookmark and Share

Mau Es Indonesia Aja…

Menunya Es Shanghai… isinya  nanas rasa cengkeh. Melon, bubur delima, pakai es serut sama pakai susu dan selasih…

Huu nggak mau es Shanghai.. maunya es Singapore aja.. Shanghai kejauhan… terus ganti isinya jadi Melon, Semangka pakai es serut sama susu.. bisa nggak??? Pernah baca makanya minta ini.. hehe…

Dari pada makan nanas rasa cengkeh… sayangnya Mbaknya jawab malu-malu nggak ada es Singaporenya… Ya udah makan aja nanas rasa cengkeh… hehee..

Terus ada es Jerman, kirain apa, Cuma singkatan Jeruk Manis… Walah walah… nama es sekarang pakai nama negara-negara - isinya sesuka hati yang bikin.. gimana tuh.. kalo gitu besok aku bikin es Indonesia aja lah… Lha belum ada.. tinggal pakai puding merah ma puding putih, dikasih es serut sama susu…

hhhmmm… ngayal sore sore…

Bookmark and Share

Bekas Pacar Pasangan

Suatu ketika Seorang wanita meluncurkan beberapa pertanyaan yang meluncur begitu saja dari bibir Wanita pada pasangannya, Pria. Pertanyaan entah bagaimana karena rasa ingin tahu lebih jauh banyak sekali mengalir begitu saja. Semua berkisar tentang kisah cinta masa lalu pasangan. Yang ditanya berusaha menjawab dengan sabar dan jujur, walau Wanita pun tahu terkadang muncul raut kengganan untuk menjawab dari wajah si Pasangan. Entah kenapa pertanyaan malah semakin mendetail.

Pertanyaan bukan muncul begitu saja. Semua muncul karena ada hal-hal yang rasanya perlu dipertanyakan. Kadang kala agak susah mungkin bagi Si Pasangan untuk berbohong, akhirnya Ia pun menjawab, kadang kala jawabannya menyakitkan hati Wanita. Tak jarang air mata Wanita mengalir. Mendengar cerita dan mengetahui dalamnya perasaan Pasangan terhadap bekas pacarnya membuat rasa kecewa dan cemburu Wanita muncul. Tapi rasa cinta nampaknya lebih besar dari rasa kecewa dan cemburu, rasa cinta mereka berdua membuat rasa toleransi mereka nampaknya menjadi sedikit melebar batasnya. Wanita belajar memahami Pria. Dan mereka berdua pun terus berusaha menjalin hubungan kasih itu. Hanya kadang kala rasa ikhlas belum bisa muncul dari hati Wanita. Kata iya di bibir belum bisa muncul di hati juga.

Dengan berjalannya waktu Wanita melihat segala sikap dan tingkah laku pasangannya, tidak ada tanda-tanda merindukan bekas pacar kembali, berharap bisa kembali, atau apa pun lainnya. Semakin tahu bahwa Pria mencintai Wanita, Wanita pun makin mencintai Pria. Cerita-cerita bekas pacar pasangan kadang masih muncul. Kesabaran Sang Pasangan menjawab membuat Wanita makin yakin untuk mencintainya.

Sekarang Wanita tahu, dirinya tidak membutuhkan cerita bekas pacar pasangan lagi. Bekas pacar pasangan adalah bagian dari masa lalu pasangan, setiap orang punya masa lalu yang melekat pada dirinya. Tidak bisa hilang begitu saja. Memori itu hanya bisa disimpan jauh dalam hati si pasangan yang pernah patah hati. Yang sekarang dan yang ke depan lah yang perlu dipikir bukanlah yang lalu. Wanita tahu, mau tahu tentang bekas pacar pasangan perlu memperhatikan hatinya sendiri. Seberapa siap Ia mendengarkan jawabannya. Dan Wanita pun menjalani hidupnya dengan lebih enjoy tanpa terngganggu cerita bekas pacar pasangan lagi. TAMAT.

EPILOG

Cerita pendek sore hari, hasil mendengar dan didengar, juga terinspirasi karena pagi ini membaca kisah yang ada di blog nya mulutmanisyangberbisa, yang sedikit memaksa aku membaca blognya, karena ada promo member get member - setiap teman yg bisa kamu ajak baca blogku kamu dapet 1 buah ciuman… Hadiahnya diantar sampai depan rumah 1 x 24 jam, dan aku berinisiatif untuk menyumbangkan hadiahnya ke dinas sosial, dan menurutnya bila dinas sosial semuanya wanita, Ia rela melipatgandakan hadiahnya. Rasanya kalau menulis begini dan banyak yang baca blog itu, hadiahku bisa makin berlipat, dengan demikian silahkan mulutmanisyangberbisa mempersiapkan bibir untuk mencium semua wanita di dinas sosial.

Ditulis hanya untuk menemani sore yang hujan rintik-rintik..

Bookmark and Share

Jakarta Primitif

Sejak beberapa bulan lalu, mungkin 1-2 bulan lalu mati listrik sering terjadi di Jakarta. Begitu listrik mati, hand phone terus-terusan berbunyi entah telp, entah sms, hanya untuk saling mengetahui apakah kondisi di sana sama dengan di sini. Fiuhh… sedikit menjengkelkan memang, karena artinya kalau mati lampu kerja jadi sedikit terbatas — air pun menjadi terbatas, karena pompa air dihidupkan oleh listrik juga — alamat nggak mandi, mandi keringat iya, sikat gigi mahal soalnya pakai aqua, sedikit gatal-gatal karena nggak mandi *kondisi terpaksa. Yah memang begitu yang terjadi… Jakarta yang ibukota negara Indonesia kok sering mati listriknya. Kalau hari masih siang, masih ada matahari masih ada terangnya matahari, tapi kalau sudah malam dan listrik mati masih berlanjut.. wah… serasa jadi orang primitif, gelap2an nggak tahu bentuk apa2, cuma pake lilin, lengkap dengan nggak ada air… Benar-benar primitif… fiuuuw… Ya selamat menikmati saja.. Sediakan minuman, cemilan, dan kartu.. mari kita bermain.. hahahaha….

Bookmark and Share

Sebagai seorang yang bekerja dan sebagai orang yang ingin bekerja maksimal, orang yang ingin bisa bermanfaat bagi orang lain secara maksimal. Sudah sepantasnya kita berusaha mengembangkan segala potensi yang ada dalam diri. Tapi kadang kala keinginan dan ambisi untuk berkembang secara maksimal tersebut tidak diimbangi dengan perkembangan lingkungan sekitar kita. Jadinya malah ada saja yang kadang sering kita klaim sebagai penghambat. Kalau sudah begitu rasanya kita ini menjadi pribadi yang kurang bersyukur deh…

 Wah.. repot juga ya… tapi bagaimana kalau kita rubah pola berpikirnya, oke lah, ada jalan lain, kenapa kita tidak pilih berpikir : Wawasan Global, Aktivitas Lokal. Walau kita banyak wawasan, banyak ilmu, banyak potensi, mesti pintar juga menerapkannya dalam aktivitas harian kita. Cari cara bagaimana supaya wawasan global kita ini dapat diterapkan dalam aktivitas lokal kita. Alih-alih hal ini malah bisa lebih mengembangkan kreativitas kita. Bagaimana mengakali sesuatu yang tidak bisa dikerjakan sesuai wawasan kita, menjadi mungkin dilakukan dengan menyesuaikan kondisi. Kalau sudah begitu jadi deh wawasan global aktivitas lokal diterapkan. Jangan sampai semangat untuk tumbuh dan berkembang itu menjadi surut hanya karena kecewa dengan situasi dan kondisi, kenapa kita tidak memilih untuk bersahabat dengan keadaan dan mensyukurinya.

Bookmark and Share

Tetaplah di sini

Tetaplah di sini

Dalam diam bersamaku

Mendengarkan sendunya setiap desah angin

Menikmati lembutnya tiap hembusan nafas

Berharap selalu bisa menikmatinya

 

Tetaplah di sini

Dalam keramaian bersamaku

Memahami ramainya suasana dunia

Menikmati indahnya riuh kicauan di muka bumi

Berharap tiada pernah ada sepi menghampiri

 

Tetaplah di sini

Dengarkanlah aku dalam diam maupun ramai

Walau tidak nyata dan tidak tersentuh

Tapi tetaplah di sini

Lihatlah bagaimana hati ini terus bekerja

Lihatlah bagaimana caranya menembus dalamnya perasaan

Jangan sampai hati ini menjadi begitu rapuh

Jangan sampai hati ini menjadi terlalu keras

Biarkan hati ini tetap lembut

Dan tetaplah di sini

Bersamaku..

Bookmark and Share

Rasa cinta yang posesif itu yang merubah seseorang menjadi penuh rasa cemburu, penuh amarah, kasih sayang hilang, ketulusan hilang…

Benar-benar menyadari bahwa yang dibutuhkan adalah cinta yang universal lah yang bisa menumbuhkan kasih sayang serta ketulusan seseorang dalam mencintai sesamanya..

Januari 2009

Bookmark and Share

Older Posts »